Are you a member? sign in or take a minute to sign up

Cancel
logo

Mahkamah Agung Republik Indonesia

logo

PENGADILAN NEGERI LUWUK

Jln. Jend. Ahmad Yani No.06 Luwuk   (0461)21062  (0461)23269   pnluwukbanggai@yahoo.co.id

MELALUI APLIKASI E-BERPADU, MAHKAMAH AGUNG INGIN MEMBERIKAN KEMUDAHAN BAGI PARA PENCARI KEADILAN

MELALUI APLIKASI E-BERPADU, MAHKAMAH AGUNG INGIN MEMBERIKAN KEMUDAHAN BAGI PARA PENCARI KEADILAN

MELALUI APLIKASI E-BERPADU, MAHKAMAH AGUNG INGIN MEMBERIKAN KEMUDAHAN BAGI PARA PENCARI KEADILAN

Jakarta-Humas: Dalam rangka mendukung Sistem Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI) yang menjadi program prioritas RPJMN 2020-2024,  Mahkamah Agung melalui Biro Hukum dan Humas mensosialisasikan aplikasi E-Berpadu pada Selasa, 14 Juni 2022 secara hibrida. Aplikasi e-Berpadu merupakan singkatan dari Elektronik Berkas Pidana Terpadu.

Kepala Biro Hukum dan Humas Dr. H. Sobandi, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pengembangan aplikasi E-Berpadu ini dilakukan sesuai dengan arahan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk melakukan percepatan elektronisasi administrasi perkara pidana. Hal ini penting karena dengan modernisasi berbasis TI, transparansi dan akuntabilitas akan diperoleh masyarakat.

“Dengan TI masyarakat akan dengan cepat dan tepat mendapat informasi seputar penanganan perkara pidana dari awal hingga akhir proses. Hal ini tentunya akan memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat pencari keadilan,”ungkapnya.

Selain itu, mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri jakarta Pusat itu menyampaikan bahwa Aplikasi e- Berpadu dikembangkan untuk mendukung SPPT-TI. Aplikasi ini diyakini dapat menjadi media pertukaran dokumen khususnya pada Lembaga peradilan di bawah Mahkamah Agung dengan Lembaga penegak hukum lainnya secara elektronik.

Aplikasi e-BERPADU meliputi berbagai macam pelayanan, di antaranya yaitu: pelimpahan berkas perkara pidana secara elektronik, permohonan izin/persetujuan penyitaan secara elektronik, permohonan izin/persetujuan pengeledahan secara elektronik, perpanjangan penahanan secara elektronik, permohonan izin besuk secara elektronik, dan permohonan pinjam pakai barang bukti secara elektronik, serta  penetapan diversi.

“Aplikasi ini akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan,” terang Dr. Sobandi.

Kepala Biro Hukum dan Humas mengharapkan Aplikasi e-Berpadu ini dapat mendorong perwujudan Sistem Basis Data Penanganan Perkara Tindak Pidana Secara Terpadu Berbasis Teknologi Informasi. E-Berpadu merupakan “embrio” perwujudan Sistem Peradilan Pidana  Secara Elektronik atau yang dikenal dengan e-Court Pidana, sebagaimana telah diamanatkan dalam Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2020.

“Semoga aplikasi ini bisa menjadi jembatan dalam mewujudkan cita-cita membangun peradilan yang agung,” harap Dr. Sobandi.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/10381

Aplikasi E-Berpadu direncanakan akan diimplementasikan di pengadilan seluruh Indonesia pada Januari 2023. sebelumnya, sesuai dengan arahan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, untuk implementasi Aplikasi e-BERPADU pada tahap pertama ditetapkan 7 wilayah sebagai pilot project, yaitu:

  1.     Wilayah Pengadilan Tinggi Palembang
  2.     Wilayah Pengadilan Tinggi Yogyakarta
  3.     Wilayah Pengadilan Tinggi Makassar
  4.     Wilayah pengadilan Tinggi Banjarmasin
  5.     Wilayah Pengadilan Tinggi Ambon
  6.     Wilayah Pengadilan Tinggi Kupang
  7.     Wilayah Mahkamah Syar’iyah Aceh

Ketujuh wilayah yang ditetapkan sebagai pilot project tersebut, diharapkan sudah mulai mengimplementasikan e-Berpadu pada bulan Juli 2022.

Acara ini dihadiri oleh Direktur  Administrasi Perdilan Umum, Direktur Administrasi Peradilan Agama, Ketua Pengadilan Tinggi dari seluruh Indonesia, Ketua Pengadilan Negeri seluruh Indonesia, Ketua Mahkamah Syaríyyah, dan lainnya. (azh/RS)







  • Berita Badilum

    • Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Menghadiri Kegiatan Penyerahan Peningkatan Kelas Pengadilan Pada Mahkamah Agung Ri

      pada Tanggal 4 Juli 2022, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.h., M.h. Menghadiri Kegiatan Penyerahan Surat Keputusan Peningkatan Kelas Pengadilan Yang Bertempat Di Gedung Mahkamah Agung Ri, Jakarta. Penyerahan Dilakukan Secara Langsung Oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Ri Bidang Non Yudisial, Dr. Sunarto, S.h., M.h. Kepada Para Ketua Pengadilan Yang Naik Kelasnya. Terdapat 8 Pengadilan Kelas Ia ...
    • Uji Kepatutan Dan Kelayakan Panitera Pengadilan Negeri Kelas Ib Di Lingkungan Peradilan Umum

      pada Tanggal 5 Juli 2022, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Melakukan Seleksi Uji Kepatutan Dan Kelayakan Bagi Panitera Pengadilan Negeri Kelas Ib. Bertempat Di Ruang Command Center Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum, Kegiatan Ini Dipimpin Dan Dibuka Oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, H. Bambang Myanto, S.h., M.h. Dengan Didampingi Oleh Para Pejabat Eselon Ii Dan Pejabat Eselon Iii Terkait, ...
    • Kunjungan Pimpinan Mahkamah Agung Ri Ke Pengadilan Negeri Surabaya

       wakil Ketua Mahkamah Agung Ri Bidang Yudisial dr. H. Andi Samsan Nganro, S.h., M.h. Dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Ri h. Bambang Myanto, Sh, Mh Melakukan Kunjungan Kerja Pembinaan Di Pengadilan Negeri Surabaya Pada Hari Kamis, 30 Juni 2022. Para Pimpinan Mahkamah Agung Ri Disambut Oleh Ketua Pn Surabaya rudi Suparmono, S.h., M.h. Dan Wakil Ketua Pn ...

Bagaimana Cara Mendapatkan Pelayanan Informasi?

Typography1. Prosedur pelayanan informasi di Pengadilan terdiri dari:
Prosedur Biasa; dan
Prosedur Khusus.
2.Prosedur Biasa digunakan dalam hal:
Permohonan disampaikan secara tidak langsung, baik melalui surat atau media elektronik;

Lebih Lanjut

Bagaimana memperoleh Softcopy Petikan Putusan?

TypographySilakan menggunakan Direktori Putusan untuk memperoleh softcopy petikan putusan pada link berikut:

Direktori Putusan

Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Tidak Mampu

ColorsPada tanggal 9 Januari 2014 Mahkamah Agung RI telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan

Lebih Lanjut

Skip to content