Jakarta-Indonesia: Di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua Mahkamah, Prof. Dr. Syarifuddin menyempaatkan diri untuk membuka secara resmi Festival Akbar Baca Al-Qurán Braile da Zikir Bersama 1000 Tunanetra untuk Satu Indonesia pada Kamis pagi, 1 Desember 2022 di masjid Istiqlal, Jakarta.
Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) ini diikuti oleh ribuan tunanetra yang berasal dari Jabodetabek.
Dalam sambutannya, Ketua Mahkamah Agung menyampaikan bahwa muslim yang mencintai dan mengamalkan Al-Qurán akan mendapatkan cahaya di dunia dan di akhirat.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan bahwa akses terhadap keadilan merupakan hak dasar bagi setiap manusia, termasuk juga bagi penyandang disabilitas. Untuk itu Mahkamah Agung dan Empat Lingkungan Peradilan di bawahnya memastikan bahwa sistem peradilan dapat diakses dan digunakan oleh semua orang termasuk penyandang disabilitas, yaitu dengan mengakomodir kebutuhannya baik dalam hal sarana-prasarana, prosedur hukum, dan lainnya sehingga penyandang disabilitas mendapatkan kemudahan ketika beracara atau menerima layanan di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya. Ia menyampaikan bahwa ke depannya Mahkamah Agung berencana akan menyiapkan komputer dengan huruf braile agar bisa diakses oleh para kawan netra.
Hadir pada acara ini presiden Rumah Aspirasi Tunanetra Indonesia H.Arief Pribadi, Sekretaris jenderal Tunanetra Muslim Indonesia Yogi Masduni, Syeikh Muhammad Jaber, dan undangan lainnya. (azh/RS)
Berita Badilum
- tidak dapat menampilkan berita ...
Pengumuman Badilum
- tidak dapat menampilkan berita ...
1. Prosedur pelayanan informasi di Pengadilan terdiri dari:
Silakan menggunakan Direktori Putusan untuk memperoleh softcopy petikan putusan pada link berikut:
Pada tanggal 9 Januari 2014 Mahkamah Agung RI telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan